MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Wayan Yogik Aditya Urdhahana

1 min read

Sejalan dengan Pelestarian Alam

Penyuluh Bahasa Bali Kota Denpasar, Wayan Yogik Aditya Urdhahana, S.S., M.Pd.H., angkat bicara tentang Bulan Bahasa Bali tahun 2021. Menurutnya, Bulan Bahasa Bali 2021 paling berkesan dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Kesan itu lantaran Bulan Bhaasa Bali yang digelar dalam suasa pandemi. Selain itu, tema yang mengikat Bulan Bahasa Bali juga dinilai sangat relevan dengan kondisi kekinian.

“Tema Bulan Bahasa Bali 2021 yaitu “Wana Kerthi: Sabdaning Taru Mahotama” sangat relevan dengan kondisi alam Bali dan dunia pada umumnya. Bumi sudah terlalu lelah dengan hiruk pikuk pembangunan dan gerakan moderniasi yang membawa dampak buruk bagi alam, lingkungan hidup sebagai objek penderita yang selama ini terus dieksploitasi demi kepentingan manusia sudah semakin habis,” katanya, Senin (1/2).

 

Ia menyebur, tanah agraris di Bali kini cenderung beralihfungsi atas nama pembangunan ekonomi. Kawasan hutan juga semakin sempit untuk perluasan kebutuhan manusia. “Manusia memang tidak bisa lepas dari alam dan pasti hidup membutuhkan alam. Covid-19 ini merupakan pengingat bagi kita semua bahwa hal yang lebih penting dari sekadar pemenuhan ekonomi, pengembangan iptek, dan kemajuan teknologi adalah pentingnya pelestarian alam,” katanya.

Oleh karena itulah ia menilai bahwa Bulan Bahasa Bali 2021, semua bentuk kegiatan masyarakat harus berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan hidup, utamanya hutan. “Demikian juga pelestarian bahasa, sastra, dan aksara Bali sebagai wahana untuk melestarikan dan mengukuhkan konsep Tri Hita Karana khususnya dibidang palemahan,” katanya. 014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.