MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Sinergi Hadapi Pandemi

2 min read

I Ketut Suyasa

STOK darah menjadi salah satu kebutuhan medis yang perlu diperhatikan selama pandemi Covid-19 berjalan. Mendukung upaya-upaya pemenuhan stok darah, gerakan donor darah dan donor plasma pun dilakukan oleh sejumlah instansi secara kolaboratif.

Kegiatan kemanusiaan ini salah satunya dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud). Sebagai bagian dari Perayaan Badan Kekeluargaan (BK) FK Unud ke-58, institusi kedokteran terkemuka di Bali ini menggelar donor darah dan donor plasma konvaselen di Gedung Cakra Vidya Usadha Universitas Udayana, Minggu (14/2).

Dekan FK Unud, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, SpB, SpOT(K) mengatakan gerakan yang dilakukan pihaknya tidak lain merupakan wujud dari kolaborasi berbagai komponen. “Kolaborasi merupakan kunci keberhasilan bangsa dalam menghadapi tantangan seperti Covid-19. Sinergitas antara akademi, polri, birokrasi, dan profesi itulah yang diwujudkan dalam kegiatan donor darah rutin ini, untuk memenuhi kebutuhan rutin rumah sakit, sementara itu donor plama konvalesen dimanfaatkan bagi penyembuhan pasien Covid-19,” katanya.

Donor darah dan donor plasma konvaselen tersebut dijadwalkan akan digelar dua kali. Gerakan pertama dilakukan pada 14 Februari 2021, sedangkan yang kedua dilaksanakan satu minggu setelahnya pada 21 Februari 2021. Adapun pada hari pertama, pihaknya berhasil mengumpulkan 73 kantong darah dan 13 kantong darah donor plasma konvaselen.

Lebih jauh, sosok yang juga seniman ini mengatakan bahwa selama pandemi pihaknya juga sudah menerjunkan orang untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.

“Fakultas Kedokteran (Unud) turut bekerjasama dengan RS Sanglah untuk melakukan pelatihan vaksinator kepada lebih dari 1.000 residen. Kami berharap para vaksinator yang dilatih ini dapat memenuhi kebutuhan dalam melayani vaksinasi kepada masyarakat,” harapnya.

Dalam hal edukasi, lanjutnya, FK Unud juga telah menerbitkan sebuah buku terkait penanggulangan Covid-19 berbasis desa dan desa adat edisi kedua.”Buku ini diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat mengenai penanganan Covid-19,” kata Suyasa. 005

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.