MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Tiga Tersangka Kasus Narkoba Dibekuk Polisi

2 min read
Tiga tersangka kasus narkoba yang dibekuk polisi kini dalam proses hukum.

Tiga tersangka kasus narkoba yang dibekuk polisi kini dalam proses hukum. Media Bali/IST

KLUNGKUNG, Media Bali –  Satuan Reserse Narkoba Polres KLungkung menggelar press realese pengungkapan kasus narkotika yang bertempat di Lobby Aula Jalaga Dharma Pandhapa Polres Klungkung, Senin (1/03).

Waka Polres Klungkung, Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa, S.I.P., M.M.  bersama dengan Kasat Reserse Narkoba Polres Klungkung, AKP Dewa Gede Oka S.Sos.,S.H.,M.H didampingi Kasubbag Humas, AkP I Putu Gede Ardana, S.H., atas seizin Kapolres Klungkung, AKBP Bima Arya Viasa, S.I.K.,M.H mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Selama periode bulan Februari 2021 Polres Klungkung telah mengungkap tiga kasus Narkoba.

Adapun pada pada Minggu pertama yaitu pada hari Kamis tanggal 4 Februari 2021 sekira pukul 22.00 Wita di Jalan Raya Banjarangkan, Satuan Reserse Narkoba berhasil mengamankan satu orang tersangka dengan inisial HJ (35), Islam, pekerjaan bengkel alamat Desa Selat Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan didapatkan dari dirinya  1 paket barang bukti narkotika jenis sabu.

Pada Minggu ke-dua pada hari Kamis, 11 Februari 2021 sekira pukul 02.30 Wita, bertempat di  sebuah tempat permainan bilyard di wilayah Banjarangkan dilakukan penggerebekan dan pemeriksaan urine terhadap para pengunjung.  Dari pemeriksaan urine tersebut didapatkan satu orang dengan inisial IKS alias I SEPI (30), agama Hindu, pekerjaan karyawan swasta,  alamat banjar Negari, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung terindikasi positif mengandung metamfetamin. Berdasarkan temuan tersebut, selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar rumah I SEPI di Desa Negari,  dan penyidik menyita 2 (dua) paket narkotika jenis sabu serta bong (alat hisap sabu) dan sebuah HP yang berisi bukti elektronik transaksi narkoba jenis shabu.

Selanjutnya pada  Minggu ke-empat, tepatnya pada Kamis 25 Februari 2021 pukul 14.00 Wita  di sebuah rumah yang berlokasi di wilayah Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Tim Satuan Reserse Narkoba mengamankan seorang laki – laki  dengan inisial  IMA  (46),  agama Hindu, karyawan swasta, alamat Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan Kecamatan/Kabupaten Tabanan.

Saat dilakukan test urine terhadap IMA terindikasi positif metamfetamin dan dari hasil penggeledahan di lokasi diamankan 1 (satu) paket narkotika jenis sabu. Kemudian tim melakukan penggeledahan di sebuah warung yang berlokasi di  Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung dan berhasil diamankan 1 paket narkorika jenis sabu serta 1 set bong.

Dari ketiga tersangka, pasal yang disangkakan terhadap  HJ dan IMA yaitu Pasal 112 ayat (1)  UURI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dan denda paling sedikit Rp 800.000.000, dan paling besar Rp 8.000.000.000, tentang perbuatan menguasai narkotika golongan I jenis sabu.

Untuk tersangka IKS berdasarkan bukti – bukti yang telah dikumpulkan penyidik, yang bersangkutan dijerat pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1)  UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar karena diduga kuat melakukan tindak pidana sebagai perantara dalam jual beli narkotika.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres Klungkung, Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa, S.I.P., M.M juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Klungkung agar menjauhi segala bentuk jenis penyalahgunaan narkoba. “Agar generasi muda di Kabupaten Klungkung terbebas dari narkoba,” tegasnya. 007

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.