MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Pembelajaran Tatap Muka Terkendala PPKM

2 min read
Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung saat melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Klungkung terkait proses pembelajaran di tengah masa pandemi.

Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung saat melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Klungkung terkait proses pembelajaran di tengah masa pandemi. MEDIA BALI/IST

Baru 704 Guru di Klungkung Divaksin

KLUNGKUNG, Media Bali – Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung melakukan audiensi bersama Komisi III DPRD Klungkung terkait kondisi pembelajaran selama pandemi. Pada kesempatan tersebut disampaikan rencana pembelajaran tatap muka tidak bisa dilaksanakan karena adanya perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Kehadiran Dinas Pendidikan ini dipimpin langsung Kadis Pendidikan Klungkung, I Ketut Sujana. Dalam audiensi yang dilaksanakan di ruang Komisi III DPRD Klungkung tersebut disampaikan bahwa pembelajaran tatap muka tidak bisa dilaksanakan karena terbentur perpanjangan PPKM yang dilaksanakan sampai 22 Maret 2021.

Kondisi ini membuat siswa harus tetap melakukan pembelajaran secara online di rumah masing-masing. Sayangnya bantuan kuota internet gratis dari Kemendikbud di tahun 2021 hingga saat ini belum cair. Siswa pun terpaksa harus membeli sendiri kuota untuk bisa mengikuti proses pembelajaran.  Terkait kondisi tersebut, Ketut Sujana meminta kepada siswa agar proaktif untuk mencari internet gratis di wilayahnya.

Pasalnya, di Klungkung telah ada hotspot internet gratis yang bisa dimanfaatkan oleh siswa. Meski begitu, pihaknya berharap penggunaan internet secara umum agar dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. “Untuk yang mampu bisa menalangi lebih dulu internetnya sembari menunggu,” tutur Sujana, Senin (8/3).

Sementara itu sebanyak 704 tenaga pendidikan telah menjalani vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan Senin (8/3). 704 orang tersebut tersebar di seluruh sekolah yang ada di Klungkung. Menurut Sujana, masih banyak tenaga pendidik yang belum terdaftar vaksinasi mengingat jumlah tenaga pendidik di Kabupaten Klungkung mencapai 1.900 an orang. “Sekitar 30 persen lebih yang divaksinasi. Kita upayakan seluruh gugus dapat baik SMP, SD dan TK agar merata,” sebutnya.

Vaksinasi kepada tenaga pendidik ini dibutuhkan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 saat dilaksanakan pembelajaran tatap muka. Sujana sendiri mengaku pihaknya telah siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka baik dari sarana prasarana dan juga SOP selama pembelajaran berlangsung. 007

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.