MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Vaksinasi Massal Covid-19 di Buleleng akan Dipantau Presiden

2 min read
Persiapan vaksinasi massal yang akan dipusatkan di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa (16/2) ini, dan akan dipantau secara virtual oleh Presiden Jokowi.

Persiapan vaksinasi massal yang akan dipusatkan di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa (16/2) ini, dan akan dipantau secara virtual oleh Presiden Jokowi.MEDIA BALI/IST

BULELENG, Media Bali – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan menggelar vaksinasi massal Covid-19 yang dipusatkan di Gedung Kesenian Gde Manik, Selasa (16/3) hari ini. Dalam kegiatan yang rencananya akan dipantau Presiden Joko Widodo secara virtual itu, rencananya akan melibatkan lima ratus orang yang akan divaksin. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat ditemui usai meninjau persiapan sekaligus gladi vaksinasi massal di Gedung Kesenian Gde Manik, Senin (15/3).

  Sutjidra menjelaskan untuk di Kabupaten Buleleng melibatkan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama, dan yang jumlahnya mencapai 500 orang termasuk pula para tokoh dan pelaku pariwisata. “Dari jam 10.00 WITA kita sudah siapkan semuanya. Mudah-mudahan ya bisa berjalan dengan lancar untuk menyukseskan vaksinasi untuk masyarakat Kabupaten Buleleng. Dipantau juga secara virtual oleh Presiden kita dari Ubud,” jelasnya.

  Vaksinasi massal ini serentak dilakukan di seluruh Bali. Ini dilakukan untuk mempercepat proses vaksinasi serta mewujudkan kekebalan komunal di Provinsi Bali. Dengan begitu, pariwisata di Bali bisa segera dibuka. Oleh karena itu, dilibatkan pula pelaku pariwisata, di mana setiap hotel mengirimkan 20 sampai 25 karyawan. “Harapan kami adalah segera terciptanya kekebalan komunal di Bali dan Buleleng pada khususnya yang selaras dengan arahan Pemerintah Pusat,” ucap Sutjidra.

 Disinggung mengenai area bebas Covid-19 yang baru diprioritaskan di Bali Selatan, Sutjidra mengungkapkan Buleleng akan mengikuti hal tersebut. Dengan mempercepat proses vaksinasi sampai dengan 70 persen dari jumlah masyarakat. Jika 70 persen itu sudah tercapai, Buleleng akan mendeklarasikan diri menjadi area bebas Covid-19. Itu juga salah satu arahan dari Pemerintah Pusat agar semua area di Bali bisa bebas dari Covid-19. “Sehingga nantinya bisa menarik kembali wisatawan-wisatawan atau kerjasama dengan negara-negara yang pemasok wisatawan,” ungkapnya.

  Ia menambahkan Buleleng sendiri memiliki titik-titik pariwisata yang sangat menjanjikan selama ini yakni di Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Gerokgak. Seperti di Tejakula ada spot wisata bahari yang sangat diminati wisatawan. “Nanti mungkin ini yang akan kita prioritaskan dulu, sehingga kita betul-betul apa yang disampaikan oleh Bapak Gubernur, Bali menuju zona hijau itu kita bisa dukung sepenuhnya dari Kabupaten Buleleng,” pungkas Sutjidra. rls/002

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.