MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Gubernur Koster Doakan Doakan Jagad Bali Rahayu

2 min read
Gubernur foto bersama setelah laksanakan persembahyangan ubernur foto bersama setelah laksanakan persembahyangan di pura Batur serangkaian puncak karya bhatara turun kabeh di i pura Batur serangkaian puncak karya bhatara turun kabeh di pura ulun danu batur, minggu (28/3) kemarin. ura ulun danu batur, minggu (28/3) kemarin.

Gubernur foto bersama setelah laksanakan persembahyangan ubernur foto bersama setelah laksanakan persembahyangan di pura Batur serangkaian puncak karya bhatara turun kabeh di i pura Batur serangkaian puncak karya bhatara turun kabeh di pura ulun danu batur, minggu (28/3) kemarin. ura ulun danu batur, minggu (28/3/21) kemarin. MEDIA BALI/IST

     KARANGASEM, Media Bali – Bertepatan dengan Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Purnama Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Bangli, serta Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih, Minggu (28/3) kemarin, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati serta Kapolda Bali Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra berdoa memohon agar jagad dan krama Bali rahayu, selamat, sehat, nyaman, aman, dan damai dalam menghadapi masa pandemi Covid-19.

     Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih dipuput langsung oleh 7 Sulinggih, diantaranya Ida Sri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, Ida Pedanda Gde Nyoman Jelantik Duaja, Ida Pedanda Gede Abang, Ida Pedanda Gede Tulikup, Ida Pedanda Gde Kerta Yoga, serta Ida Pedanda Gde Abah.

     Tak hanya di Bangli dan Besakih, permohonan yang sama juga disampaikan ketika melaksanakan persembahyangan di Pura Lempuyang Madya, Karangasem.

      Dalam persembahyangannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada Pecalang, karena telah tertib mengatur para pemedek mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) saat pelaksanaan persembahyangan berlangsung.

     Lebih lanjut Wayan Koster di Pura Ulun Danu Batur merasa bersyukur, karena Umat Hindu yang melakukan persembahyangan juga secara langsung melakukan prosesi Nunas Tirta Pengusaban dengan menghaturkan Upakara Salaran yang berisi 1 ekor ayam, 1 ekor itik, jajan bali, buah – buahan hasil perkebunan yang dikemas dan disesuaikan sesuai Desa Kala Patra.

     Sehingga upacara ini menjadi momentum oleh Krama Subak di Bali untuk memohon anugerah Ida Bhatari Danu sebagai lambang kemakmuran yang juga sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru berdasarkan adat, tradisi, seni dan budaya dengan menerapkan nilai – nilai kearifan lokal Bali Sad Kerthi yang terdiri dari Atma Kerthi (penyucian jiwa), Danu Kerthi (penyucian sumber air), Wana Kerthi (penyucian tumbuh tumbuhan), Segara Kerthi (penyucian laut), Jana Kerthi (penyucian manusia), dan Jagad Kerthi (penyucian alam semesta).

     “Kami melakukan persembahyangan ini juga untuk memohon tuntunan agar visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga kebijakan dan program pembangunan untuk kepentingan masyarakat Bali dapat berjalan dengan lancar dan sukses, meskipun masih berada dalam suasana pandemi Covid-19,” ujar mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini yang dalam persembahyangan tersebut didampingi oleh Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, I Gede Dana serta I Wayan Artha Dipa, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bali, Ketut Sukra Negara, Kepala Biro Hukum dan HAM Provinsi Bali, IB Gede Sudarsana, Penyarikan Agung MDA Bali, Ketut Sumarta dan Rektor UNHI, Prof. Dr. I Made Damriyasa, M.S. 001

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.