MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Kodim 1611 Badung Perkuat Wawasan Kebangsaan di Kalangan Generasi Muda

2 min read
Pembinaan wawasan kebangsaan berlangsung antusias di Aula Kodim 1611/Badung di Denpasar, Rabu (31/3/2021) kemarin.

Pembinaan wawasan kebangsaan berlangsung antusias di Aula Kodim 1611/Badung di Denpasar, Rabu (31/3/2021) kemarin.MEDIA BALI/IST

DENPASAR, Media Bali-Di tengah perkembangan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19, upaya untuk memperkuat wawasan kebangsaan masih tetap diperlukan dalam memperkuat integritas dan jati diri bangsa.

Proses pembinaan wawasan kebangsaan Triwulan I TA 2021 dilakukan Kodim 1611/Badung dengan tema Mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif melalui kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan guna membentuk masyarakat yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan.

“Jadi perkembangan globalisasi dan bangsa ke depan harus diikuti dengan pendidikan wawasan kebangsaan, maka kegiatan ini melibatkan generasi muda dan masyarakat umum di Kota Denpasar, tentu sesuai protokol kesehatan,” ujar Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1611 Badung Mayor Inf. I Made Mustika, Rabu (31/3) kemarin di Aula Kodim 1611/Badung.

Sementara itu, pembicara sekaligus Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Badung I Nyoman Suendi mengatakan edukasi atas nilai-nilai wawasan kebangsaan terhadap generasi muda Bali penting diberikan untuk membuka pengetahuan atas kondisi bangsa di tengah pandemi Covid-19.

“Walapun suasana kebangsaan masih di tengah pandemi, jadi kita harus pula memperkuat iman kita. Wawasan kebangsaan penting untuk meningkatkan jati diri bangsa guna mencegah individualisme dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di kalangan generasi muda,” imbuhnya.

Suendi menerangkan bahwa urusan negara menjadi penting daripada urusan pribadi, sehingga di masa mendatang dibutuhkan generasi muda potensial dan berwawasan budaya yang peduli serta berintegritas membantu perkembangan bangsa dan negara.

“Anak-anak muda usia produktif dapat memacu diri untuk meningkatkan kualitas di masa depan. Maka itu, generasi produktif dipersiapkan menuju di Tahun 2035-2045, sehingga dengan demikian anak-anak bangsa harus mempersiapkan diri sejak dini (serius menimba ilmu-red),” terangnya dengan nada semangat.

Dari pengalaman Suendi memberikan ceramah wawasan kebangsaan di berbagai lokasi, dia menilai perkembangan potensial di sektor pendidikan terutama di tingkat SMP dan SMA negeri baik di Denpasar ataupun Badung. Akan tetapi, dia harapkan sekolah-sekolah negeri tersebut dapat merepresentasikan dan mengamalkan kembali wawasan kebangsaan, menuju generasi yang tangguh dan kuat dalam perkembangan globalisasi.

“Generasi muda agar mengembangkan budaya positif ke depannya, terutama dalam menjaga stabilitas politik daerah selama pandemi Covid-19 dan memaknai wawasan kebangsaan secara lebih harmoni,” tandasnya. 012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.