MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Pedagang Langgar Badan Jalan Dilakukan Pendekatan Humanis

1 min read
Drs. I Dewa Gede rs. I Dewa Gede Anom Sayoga, MM

Drs. I Dewa Gede rs. I Dewa Gede Anom Sayoga, MM. MEDIA BALI/IST

DENPASAR, Media Bali – Situasi pandemi Covid-19 tentu saja banyak masyarakat kehilangan sumber pendapatan di tempat asalnya bekerja. Namun demi memeroleh tambahan hasil, banyak yang beralih profesi sebagai pedagang kecil-kecilan di pinggiran jalan.

 Kondisi demikian diamini oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Drs. I Dewa Gede Anom Sayoga, MM., yang sudah mengetahui banyak masyarakat berjualan di sepanjang Jalan Cok Agung Tresna, Renon, By Pass Marlboro Barat, dan di sekitar jalanan umum di Kota Denpasar.

“Kami tetap perhatikan bukan berarti kita membiarkan pelanggaran. Sebenarnya itukan pelanggaran Perda, ya karena situasi sulit ini kita hanya mengimbau agar mereka tidak berjualan di badan-badan jalan dan sebisa mungkin mencari tempat kosong,” kata Dewa Sayoga, Kamis (8/4) kemarin.

 Selain itu, pendekatan humanis diterapkan terhadap pedagang yang berjualan menggunakan media mobil dan berjualan di pinggir jalan raya. Dengan demikian, masyarakat bisa mencari alternatif lokasi berjualan yang mumpuni dan tidak ada pengendara jalan yang dirugikan ke depannya.

 Penertiban memang tidak dilakukan karena Satpol PP tetap mengutamakan komunikasi terhadap masyarakat yang sedang berjuang mencari nafkah. Kepentingan masyarakat bisa berjalan dan kepentingan aturan pemerintah bisa tetap diterapkan.

“Memang kami sudah tawarkan solusi, bisa berjualan dengan cara masuk lingkungan pasar atau berjualan di lahan-lahan kosong yang bisa dimanfaatkan agar tidak melanggar aturan, termasuk tidak melanggar lalu lintas jalan. Jangan sampai karena satu pedagang malah merugikan banyak orang,” tandasnya. 012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.