MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Kartini Masa Kini Tunjukkan Jati Diri

2 min read

Dr. A.A.A. Ngurah Tini Rusmini Gorda, SH., MM., MH. MEDIA BALI/IST

DENPASAR, Media Bali – Dr. A.A.A. Ngurah Tini Rusmini Gorda, SH., MM., MH., adalah sosok perempuan yang memiliki peran penting dalam organisasi dan dijadikan inspirasi oleh kaum perempuan di Bali. Kiprahnya sudah melanglang buana di berbagai organisasi besar yang melekat dalam dirinya seperti Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), WHDI, Perdiknas dan berbagai organisasi lainnya. Momentum istimewa pada peringatan Hari Kartini bagi kaum perempuan ini adalah sebagai simbol kesetaraan bagi seluruh perempuan untuk dapat terus berkarya di semua bidang.

Bagi Tini Gorda, Kartini masa kini adalah Kartini yang sudah mengimplementasikan apa yang sudah diperjuangkan oleh R.A Kartini. Intinya adalah, dalam mendapatkan penghasilkan tidak membenturkan urusan diri sendiri, keluarga dengan urusan publik. Untuk itu, saatnya kini perempuan Bali mengisi hidup dengan dengan hal-hal yang positif.

Pendiri Yayasan Rantyni Gorda ini mengatakan, kondisi seperti ini adalah masa untuk mununjukkan jati diri dan tetap melakukan yang terbaik. Situasi ini dinilai juga justru membuat peran perempuan lebih terlihat, mendapatkan suatu tantangan dalam mengefiesienkan waktu dengan berinovasi yang dapat menyejajarkan derajat perempuan dengan kaum pria. Imbasnya, para perempuan mampu memunculkan peluangpeluang briliannya.

“Kaum perempuan merupakan makhluk yang multi talenta. Kapan perempuan mampu menjadi seorang Dewi Saraswati atau pencipta ide, dapat diaplikasikan menjadi suatu karya yang menghasilkan uang atau kesejahteraan, dan kapan perempuan itu menjadi Dewi Sri yang mampu menjaga dan melindungi ide yang dicetuskan, dan kapan perempuan menjadi Dewi Durga yang mampu menghancurkan,” paparnya ketika ditemui di kediamannya, Dangin Puri Kauh, Denpasar Utara, Senin (19/4).

Bagi dosen Kopertis FH Undiknas Denpasar ini, menjadi perempuan jangan banyak bermimpi. Tapi do it (bekerja) . “ Bekerjalah sebaik-baiknya, karena ketika pekerjaan dilakukan dengan baik dan penuh tanggung jawab niscaya akan mendapatkan duit. Hal tersebut sekaligus menjadi contoh minimal untuk anak dan lingkungan sosial,” imbuhnya.

Dalam perjalanan karirnya, sejak 23 Oktober 2007 , sosok Tini Gorda mendedikasikan diri ke dunia publik, selain tentunya dunia akademik, untuk menggantikan posisi sang ayah, yakni Prof. I Gusti Ngurah Gorda (alm). Untuk mengikuti jejak sang ayah, dirinya masih merasa kurang. Namun di balik itu semua, sesudah menyelesaikan program doktornya dan berkecimpung di dunia pendidikan, dan melanjutkan kiprah sang ayah di dunia publik. “Berkarya dan mendapatkan hasil, itulah yang menjadi kenyataaan hidup saya. Di tahun 2009 akhirnya saya mampu mendapatkan penghargaan yakni sebagai Perempuan Pemimpin Indonesia, ”pungkasnya mengakhiri. 014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.