MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Sumardika Siap Bela Desa Adat

1 min read
Wayan Sumardika

Wayan Sumardika. MEDIA BALI/007

Klungkung, Media Bali- Sikap Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Bali yang mengutuk penutupan Ashram Krisna Balaram mendapatkan perhatian serius dari pengacara asal Desa Bakas, Klungkung Wayan Sumardika, SH. Ia pun mengaku siap membela desa adat jika kasus pembubaran Ashram tersebut dibawa ke ranah hukum. 

Dukungan terhadap desa adat ini disampaikan Wayan Sumardika dalam status akun resminya. Saat dikonfirmasi, Sumardika mengaku dukungannya terhadap desa adat ini karena tindakan yang dilakukan desa adat telah benar. Mengingat, keberadaan Ashram yang menggunakan kemasan Agama Hindu namun melaksanakan kegiatan berbeda. “Kebebasan berpendapat dan menganut keyakinan memang di lindungi UU. Namun kebebasan yang melanggar hukum tetap harus ditindak sesuai hukum,” bebernya saat dihubungi, Minggu (25/4). 

Terkait dengan statusnya tersebut, pihaknya mengaku belum dihubungi baik dari pihak Ashram atau pun LBH Bali. Meski begitu sejumlah orang dari PHDI telah menghubunginya. “Dukungan ada dari beberapa orang PHDI. Ada juga yang ingin bertemu, tapi tidak sempat karena kesibukan,” tutur Sumardika yang pernah menjadi Tim advokasi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung tahun 2018.

Kepercayaan Sumardika untuk mendukung desa adat tidak terlepas dari karirnya sebagai pengacara. Mulai resmi sebagai pengacara di tahun 2013, kini Sumardika telah menjabat sebagai Dewan Kehormatan Kongres Advokat Indonesia (KAI) di Bali. 007

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.