MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

I Made Gede Putra Wijaya: Duka bagi Indonesia

1 min read

PENGURUS Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali merasa prihatin dan turut berduka atas tragedi tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala-402. Tragedi tragis di Laut Utara Bali itu merupakan duka seluruh masyarakat Indonesia.

“Kita prihatin dan berduka sedalam-dalamnya atas gugurnya 53 prajurit terbaik kita pada musibah ini,” kata Ketua PD PPM Provinsi Bali, Dr. Drs. I Made Gede Putra Wijaya, S.H., M. Si., Senin (26/4).

Terhadap tragedi ini, pihaknya berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan alutsista, terlebih yang berperan dalam menjaga kedaulatan negara. Menurutnya, upaya peremajaan sudah perlu diambil oleh negara.

“Saya kira kayaknya perlu peremajaanperemajaan, tapi kita tidak tahu apakah kecelakaan itu karena human error, kondisi alutsista, atau faktor lain,” terangnya.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap 53 orang prajurit yang gugur dalam kapal selam itu, pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk sama-sama mendoakan para prajurit agar mendapat tempat yang layak.

“Semoga musibah seperti ini tidak terulang kembali. Kita doakan para prajurit yang gugur diberikan tempat yang latak, dan keluarga yang ditinggalka diberi ketabahan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 berakhir duka. Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengkonfi rmasi bahwa pihaknya telah menemukan kapal selam tersebut dalam kondisi yang dicitrakan satelit dalam kondisi terbelah tiga. Seluruh awak kapal, yang sejumlah 53 orang dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa itu. 005

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.