MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Kapolresta Jansen Beri Penghargaan 22 Personel Sat. Narkoba

2 min read
Sebanyak 22 personel dari Sat. Narkoba Polresta Denpasar mendapat penghargaan dari Kapolresta Denpasar KBP Jansen Avitus Panjaitan, S.IK., MH., Rabu (18/8) kemarin.

Sebanyak 22 personel dari Sat. Narkoba Polresta Denpasar mendapat penghargaan dari Kapolresta Denpasar KBP Jansen Avitus Panjaitan, S.IK., MH., Rabu (18/8) kemarin. MEDIABALI/012

DENPASAR, Media Bali-

Tindak penyalahgunaan narkoba di wilayah Hukum Polresta Denpasar, merupakan bagian penting ditangani jajaran kepolisian. Bahkan, seringkali pelaku dan barang bukti narkoba di Bali, bukan saja menyasar dari kalangan lokal, tetapi juga pelaku mancanegara.

Namun demikian, motivasi tinggi dan apresiasi untuk mengungkap kasus-kasus narkoba masih terus diperjuangkan aparat Sat. Narkoba Polresta Denpasar.

Untuk itu, sebanyak 22 personil Sat. Narkoba Polresta Denpasar akhirnya memperoleh reward dari Kapolresta Denpasar KBP Jansen Avitus Panjaitan,S.IK., MH., karena dianggap mampu mengungkap tuntas kasus-kasus narkoba.

“Reward ini diberikan kepada 22 personil Sat Narkoba yang mampu mengungkap beberapa kasus narkoba dan dinilai layak diberikan kepada yang bersangkutan dengan tujuan memberikan motivasi untuk lebih meningkatkan dedikasi dan loyalitas terhadap institusi polri khususnya Polresta Denpasar,” ujar Kapolresta Jansen, Rabu (18/8) kemarin.

Pihaknya menambahkan, reward dan punishment tersebut diharapkan memberikan semangat juang dan kinerja lebih baik kepada para anggota Sat. Narkoba Polresta Denpasar menjadi lebih baik dan maksimal di lapangan.

“Pemberian reward dan punishment ke depannya mampu lebih menyehatkan organisasi dan mampu berlomba-lomba menunjukkan kinerja terbaik bagi jajaran Polresta Denpasar, khususnya Polda Bali dan Polri secara umum,” ucapnya.

Selain itu, Kapolresta Jansen menambahkan bahwa Kapolda Bali Irjen Pol Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH., M.Si., selalu mengingatkan dan menegaskan kepada seluruh jajaran bahwa tidak boleh lagi ada premanisme tumbuh di wilayah Polda Bali. Para aparat untuk terus memantau dan jangan sampai kendor, sehingga ruang geraknya semakin sempit dan tidak lupa mengedepankan prinsip-prinsip menyama braya.

“Saya minta jangan dikasih ruang kepada oknum yang melakukan kegiatan premanisme yang dibungkus dengan Ormas. Saya minta benar-benar dicek dan deteksi yang baik di lapangan, jangan buat kucing berubah menjadi macan, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas yang akan menyulitkan kita bertindak,” tambahnya tegas.

Hal penting lainnya, Kapolda Bali turut berpesan mengenai kegiatan sabung ayam di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Di mana situasi tersebut dapat melukai hati masyarakat yang kini tengah berjuang di masa pandemi, baik yang sedang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) dan Isolasi Terpusat (Isoter).

“Jadi pimpinan mengingatkan kepada kita jangan sampai ada kegiatan kerumunan termasuk kegiatan adat, agama, atau pun kegiatan lainnya, apabila kegiatan seperti tersebut di atas tidak bisa ditunda agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” demikian pungkas Kapolresta Jansen. 012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.