MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Sebanyak 51 Tersangka Ditangkap Sat Resnarkoba Polresta Denpasar

2 min read
Pengungkapan penyalahgunaan narkotika lewat 31 kasus dan 51 orang tersangka oleh Sat Resnarkoba Polresta Denpasar, Kamis (14/10).

Pengungkapan penyalahgunaan narkotika lewat 31 kasus dan 51 orang tersangka oleh Sat Resnarkoba Polresta Denpasar, Kamis (14/10).

DENPASAR, Media Bali-
Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar tercatat mengungkap 36 kasus dengan jumlah 51 orang tersangka, sebagai wujud nyata dan keseriusan aparat kepolisian memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika.

Kapolresta Denpasar KBP Jansen Avitus Panjaitan, S.IK., MH., menjelaskan 36 kasus yang berhasil diungkap tersebut mulai dari tanggal 1 September sampai dengan 11 Oktober 2021, dengan motif sindikat narkotika dan faktor ekonomi.

“Kami mengamankan barang bukti ganja 1.181 gram/1 kilo, lalu ada sabu-sabu 175,6 gram, extacy  211 butir atau 86,56 gram, tembakau sintetis 4,62 gram,” terangnya didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP Losa Lusiano Araujo, S.IK., Kamis (14/10) kemarin.

Beberapa kasus dengan Barang Bukti (BB) besar yaitu, dari tersangka R (18) selaku instruktur surfing di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jl. Pecatu, Kutsel dan F (23) mahasiswa di TKP Jl. Kawasan Pecatu Kutsel, dengan ganja berat bersih 1.181 gram. Tersangka R tinggal di Bali sejak Tahun 2019 dan sudah menjadi kurir narkoba jenis ganja sejak Tahun 2021.

Tersangka lainnya, T (42) diciduk di TKP Jl. Pulau Bungin Densel, dengan BB sabu bersih 59,02 gram dan 117 butir ekstasi atau berat bersih 47,17 gram.

Pasangan suami istri terjerat menjual narkoba, P (21) dan R (25) asal Jakarta yang ditangkap pada TKP di Jl. Juwet Sari Densel, dengan sabu bersih 42,46 gram.

Selain itu, kasus tersangka H (27) di TKP Jl. Pura Demak Denbar dengan sabu bersih 15,99 gram, dan 25 butir ekstasi berat bersih 9,60 gram. Tersangka H diketahui sudah 4 kali menempel di daerah Denpasar dan mendapat upah sekali tempel Rp 50 ribu.

Kasus lainnya, R (25) tertangkap di TKP Jl. Alam Sari Denbar dengan BB sabu berat bersih 25,92 gram, yang dibungkus dalam 18 plastik plip bening.

Terakhir tersangka B (30) terciduk di TKP Jl. Gelogor Carik Densel, dengan BB 25 butir extacy berat bersih 20,88 gram.

“Kasus besar sebulan terakhir ini kami lihat dari barang buktinya yang besar, dan kami kategorikan mereka sebagai bandar atau pengedar,” papar Kapolresta Jansen.

Saat ini, tercatat jumlah tersangka berdasarkan daerah asal sebagai bandar atau kurir antar lain; Jawa 32 orang, Bali 17 orang, NTB 1 orang, dan Ambon 1 orang.

“Jenis kelamin tersangka ada laki-laki 48 orang dan perempuan 3 orang, sedangkan untuk peran tersangka ada 13 orang sebagai kurir atau bandar dan 38 orang lainnya sebagai pemakai narkotika, dengan modus operandi menyimpan, mengantar, dan menempel narkotika,” paparnya.

Para 51 tersangka narkotika ini terjerat Pasal 111 ayat (2), Pasal 112 ayat (1), dan Pasal 112 ayat (2), UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun, pidana denda paling sedikit Rp 800 juta, dan paling banyak Rp 8 miliar.

“Atas kinerja Sat Resnarkoba Polresta Denpasar ini, berhasil menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika sebanyak 20 ribu jiwa,” tandasnya. 012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.