MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Jelang Mahasabha XII Mulai Muncul Calon Pemimpin Pengurus PHDI Pusat

2 min read
Jro Bauddha Suena selaku pengamat Hindu Nusantara

Jro Bauddha Suena selaku pengamat Hindu Nusantara

Ida Pandita Mpu Jaya Acharyananda sebagai Kandidat Terkuat Dharma Adhyaksa PHDI Pusat

DENPASAR, Media Bali-

Tersiar mulai muncul calon-calon pimpinan pengurus PHDI Pusat akan datang yang menentang organisasi transnasional Sampradaya, ISKCON, Sai Baba, dan organisasi transnasional lainnya dalam tubuh PHDI Pusat.

Jro Bauddha Suena selaku pengamat Hindu Nusantara mengatakan beberapa kandidat untuk di Majelis Kehormatan (Sabha Kertha) dinominasikan sebagai Ketua (Dang Kertha) adalah Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, yang kini Dharma Upapati PHDI Provinsi Bali Ida Pedanda Gede Rai Gunung Ketewel, dan Ida Pedanda Gede Oka Dharma dari Lombok, NTB.

Di Sabha Pandita PHDI Pusat yang dinominasikan sebagai Dharma Adhyaksa pilihan umat adalah Ida Pandita Mpu Jaya Acharyananda yang saat ini adalah Wakil Dharma Adyaksa PHDI Pusat, selanjutnya ada pula Ida Pedanda Gde Made Pidada dan Ida Pandita Mpu Jaya Ashita Santi Yoga

“Beliau (Ida Pandita Acharyananda) juga dikenal sebagai Sulinggih yang rajin turun ke bawah menemui umat di seluruh pelosok wilayah Nusantara,” katanya, Rabu (20/10) kemarin.

Sedangkan untuk Sabha Walaka yang merupakan organ PHDI Pusat, anggotanya berasal dari tokoh ahli agama dan memiliki keahlian sesuai jabatan yang akan diemban.

Sabha Walaka yang dinominasikan sebagai Ketua Sabha Walaka, seperti Prof. Dr. Drs. I Made Surada, MA., selaku akademisi Hindu di Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Wayan Suka Yasa selaku Guru Besar Pascasarjana UNHI, dan I Made Sutresna, S.Ag., MA., sebagai Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta.

“Menariknya pernyataan tegas Ketua Pengurus Harian PHDI saat ini Wisnu Bawa Tenaya yang tidak mau mencalonkan diri dan dicalonkan lagi dalam perhelatan Mahasabha XII dalam wawancara di salah satu TV Swasta beberapa waktu lalu,” ucapnya.

Kandidat Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat, muncul dan dianggap mampu bergerak mempersatukan PHDI Pusat yang masih terbelah, seperti Prof. Dr. Drs. Ida Bagus Yudha Triguna, Letjen TNI (Purn) I Wayan Midhio, Laksamana Muda TNI (Purn) I Nyoman Ari Atmaja, dan atau Drs. Erlangga Mantik.

“Munculnya kandidat tersebut agar bisa membawa PHDI Pusat menjadi lebih baik untuk kepengurusan PHDI Pusat 2021-2026 yang bebas dari pengaruh organisasi transnasional,” tandasnya.

Untuk diketahui, hasil rapat panitia Mahasabha XII bahwa telah diputuskan Mahasabha XII PHDI Pusat akan dilakukan mulai tanggal 28 Oktober 2021 sampai dengan 1 November 2021 secara luring dan daring, di mana pusat rapat luring offline akan dipusatkan di The Sultan Hotel Jakarta.

Para peserta yang luring dalam Mahasabha XII PHDI Pusat adalah Ketua PHDI Provinsi, Dharma Adhyaksa, Ketua Walaka, Ketua Umum PHDI, Ketua Panitia, beberapa ketua bidang dan pimpinan lainnya. 012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.