MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Enam Tersangka dan 90 BB Dokumen Dugaan Tipikor Tanah Kantor Kejari Tabanan Dilimpahkan ke Penuntut Umum Kejati Bali

2 min read

Ada enam tersangka dan 90 barang bukti telah diserahkan ke JPU atas dugaan Tipikor aset negara berupa tanah kantor Kejari Tabanan.

DENPASAR, Media Bali-
Sebanyak enam tersangka inisial IWA, IYM, INS, dan IKG, PM, serta KD, dilimpahkan tersangka dan barang bukti atas tindak pidana korupsi (Tipikor) terhadap aset negara berupa tanah Kantor Kejari Tabanan ke Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali).

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali A. Luga Harlianto, SH., M.Hum., bahwa pada (15/11) lalu pihak penyidik pada Kejati Bali menyerahkan tugas dan tanggung jawab enam tersangka dan barang bukti ke Penuntut Umum Kejati Bali.

“Berkas perkara Tipikor terhadap aset negara berupa tanah Kantor Kejari Tabanan ini dibagi jadi 2 berkas, di mana tersangka IWA, IYM, INS dalam satu berkas perkara, sedangkan untuk tersangka IKG, PM, dan KD ke dalam 1 berkas perkara tersendiri,” ucap Luga membenarkan, Selasa (16/11) kemarin.

Keenam tersangka ini disangka melakukan perbuatan Tipikor sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 atau Pasal 15 jo. Pasal 2 ayat 1 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1.

“Keenam tersangka telah menempati/mempergunakan/menguasai tanah aset Pemerintahan cq Kejaksaan Agung, yang digunakan untuk Kantor Kejari Tabanan dengan membangun warung, rumah tinggal, serta kos-kostan, sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 14.394.600.000.,- berdasarkan penilaian Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN),” terangnya.

Ditambahkannya, berkas-berkas perkara atas nama tersangka IWA dan kawan-kawan, dan berkas perkara atas nama tersangka IKG dan kawan-kawan juga telah dinyatakan lengkap oleh Penuntut Umum, pada 8 November 2021.

“Maka dengan mengacu kepada Pasal 8 ayat 3 UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, penyidik menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti kepada Penuntut Umum,” tegasnya.

Sebelumya, tersangka IWA, IYM, INS, IKG, PM, dan KD, pada Senin (15/11) lalu telah tiba di ruang Tindak Pidana Khusus Kejati Bali, pada Pukul 10.00 Wita dan lalu dilakukan pemeriksaan kesehatan di Klinik Pratama Kejati Bali dengan hasil negatif Covid-19. Kemudian, Pukul 14.00 Wita s.d. 16.30 Wita dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan dilanjutkan dengan penahanan Rutan oleh JPU di Lapas Kerobokan.

“Barang bukti yang diserahkan ke JPU, yaitu sejumlah lebih dari 90 barang bukti dan didominasi barang bukti dokumen,” demikian tandas Luga. 012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.