MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

PHDI Versi MLB Tempuh Jalur Hukum ke PN Jakarta Barat

3 min read

PHDI Pusat versi MLB resmi nyatakan gugatan terhadap PHDI tandingan diketuai WBT di PN Jakbar, Kamis (25/11).

DENPASAR, Media19.id- Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat (PHDI) pusat versi Mahasabha Luar Biasa (MLB) masa bakti 2021-2026 dipimpin Ketua Pengurus Harian PHDI Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia yang sah dan legitimit, telah menggugat keabsahan atas PHDI Pusat tandingan 2021-2026 yang dipimpin Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (WBT) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, di mana persidangannya akan dimulai pada, Rabu (8/12) depan.

PHDI Pusat versi MLB sejak tanggal 24 Oktober 2021, memiliki otoritas dan kewenangan untuk menjalankan anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD ART) dan program kerja PHDI masa bhakti 2021-2026. Sedangkan, PHDI yang terbentuk setelah berakhirnya masa jabatan PHDI sebelumnya, adalah langkah out of law yang tidak didasarkan pada ketentuan hukum, seperti penyelenggaraan Mahasabha XII (kelompok WBT) yang telah menghasilkan pengurus PHDI Pusat tandingan karena terbentuk di luar ketentuan AD ART.

“Proses hukum normal saja dalam setiap organisasi, sebab saya pribadi sudah pernah dipertemukan (dengan WBT) oleh KSP Moeldoko, saya sampaikan kronologis terkait Sampradaya di PHDI, tidak ketemu hasil negosiasi permasalahan ini, sehingga ya jalan sendiri-sendiri. Kita negara hukum ya jadinya lewat proses hukum,” ujarnya sekaligus diiyakan Juru Bicara PHDI versi MLB Wayan Bagiarta Negara, Kamis (25/11) kemarin di Griya Angkasa di Jalan Sekar Tunjung XVIII No. 98, Gatsu Timur, Kesiman, Denpasar.

Mantan Kepala Staf Angkatan udara ini menerangkan, perjuangan ke ranah hukum dilakukan karena PHDI Pusat versi MLB masa bakti 2021-2026, yang terpilih secara sah dalam MLB yang dilaksanakan pada tanggal 18-19 September 2021 bertempat di Wantilan Pura Samuan Tiga, Kabupaten Gianyar.

Lebih lanjut, sahnya pengurus PHDI versi MLB telah melalui proses Mahasabha yang didasarkan pada Ketentuan Pasal 30 ayat (4) AD PHDI Tahun 2016-2021, yang keputusannya bersifat mengikat umat Hindu Dharma Indonesia sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 30 ayat (3) AD PHDI 2016-2021.

“Kami sudah melaksanakan gugatan dan akan kami monitor kelanjutan daripada gugatan itu. Kita tahu proses hukum cukup memakan waktu, tapi kami akan bekerjasama dengan pihak yang satu pemikiran dan mengabdi kepada umat, sehingga umat bisa tercerahkan,” paparnya, didampingi I Dewa Gede Surya Anom dari Swastika Bali mewakili Aliansi Hindu Nusantara (AHN), Ketut Sumiata Ketua Kompartemen Bid. Tradisi Adat Istiadat Kearifan Lokal Hindu Nusantara PHDI Pusat,

Hal penting lainnya, secara De Facto PHDI Pusat 2021-2016 hasil MLB telah dijustifikasi dan lolos uji publik. Yang menjadikan PHDI Pusat hasil MLB sah dan legitimit, karena sampai dengan akhir masa jabatan PHDI Demisioner, tertanggal 24 Oktober 2021, secara yuridis PHDI Pusat demisioner tidak pernah menggugat tentang keabsahan PHDI Pusat hasil MLB, sehingga sejak tanggal tersebut berdasarkan ketentuan Pasal 30 ayat (1) AD PHDI, telah menjadi satu-satunya PHDI Pusat masa bakti 2021-2016.

“Kita punya tim hukum, Ketua I bagian organisasi dan hukum Dr. Ketut Seregig, jadi di bawah beliau ada 8 orang tim hukum termasuk Sabha Walaka kami Brigjen Pol. Gede Alit, dan lainnya. Kita sudah berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, laporannya terkait mereka (PHDI kelompok WBT) melaksanakan kegiatan Mahasabha setelah waktu atau periode kepengurusannya habis, atau perbuatan melawan hukum,” tegas Dunia.

Kadek Petir selaku anggota Tim Hukum PHDI versi MLB menambahkan kepanitiaan dalam Mahasabha ke-XII ada sebanyak 6 oknum telah dilaporkan, di mana oknum dimaksud telah demisioner dan masa kepengurusannya sudah berakhir pada tanggal 24 Oktober 2021 Pukul 24.00 WIB, tetapi tetap melaksanakan Mahasabha ke-XII pada tanggal 28 s.d. 31 Oktober 2021 di Sultan Hotel, Jakarta.

“Kami melaporkan 6 oknum dan laporan sudah diterima di Pengadilan Jakarta Barat, 6 oknum yang melakukan kegiatan Mahasabha ke-XII. Laporannya ini terkait perbuatan melawan hukum,” paparnya. 012


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.