MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Pekan Ini Polresta Denpasar Intensifkan Pengamanan Tahun Baru 2022

2 min read

Kapolresta Jansen tekankan sinergi pemerintah, keamanan, dan masyarakat untuk taat Prokes jelang Tahun Baru 2022, Selasa (28/12/2021).

DENPASAR, Media19.id- Mendekati malam Tahun Baru 2022 pada, Jumat (31/12) pekan ini, sejumlah titik pos-pos pengamanan dan pengawasan di lokasi rawan keramaian masyarakat mulai diawasi aparat kepolisian. Hal tersebut mencegah kriminalitas dan kerumunan dalam situasi pandemi Covid-19.

TNI-Polri di lapangan ke depan akan juga dibantu Satpol PP, Pecalang, dan petugas keamanan lainnya, mendekati malam Tahun Baru 2022.

“Rencana personil yang akan dilibatkan dalam Tahun Baru 2022, hal ini di-back up oleh Polda dan Brimob ada sebanyak 2.148 personil dilibatkan. Di wilayah Denpasar sendiri terdapat 1.026 personil yang terlibat dalam malam Tahun Baru 2022 supaya berjalan tertib,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.IK., MH., Selasa (28/12/2021).      

Disebutkan pos-pos pelayanan ada tiga titik, di Terminal Ubung, Pelabuhan Benoa, dan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Termasuk ada pula pos pengamanan tambahan di dua titik, baik di wilayah Umaanyar dan Pantai Kuta.

“Kami prediksi rawan sebagai tempat ramai pergantian tahun. Sedangkan, untuk pos pengamanan ada terdapat juga di Lumintang, Pasar Badung, Lapangan Renon, Pantai Matahari Terbit, Pantai Double Six, Pantai Pandawa, dan Mall sebagai pusat keramaian,” imbuhnya.

Kapolresta Jansen mengingatkan supaya masyarakat tetap mentaati peraturan pemerintah daerah terkait pencegahan pandemi Covid-19. Segala peraturan bertujuan untuk mencegah adanya varian baru, seperti ramai mencuat di publik varian Omicron, yang mana saat ini patut diwaspadai.

“Jelang Malam Tahun Baru 2022 kita melaksanakan kebijakan dan aturan pemerintah, termasuk Gubernur untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Jadi, apapun kebijakan pemerintah itu bertujuan baik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tentu kami juga perlu kesadaran dan dukungan masyarakat, sekaligus belajar dari pengalaman sebelumnya,” tegasnya.

Varian Omicron, kata Kapolresta Jansen, dia harapkan jangan sampai menular ke Bali, khususnya Kota Denpasar. Maka itu, perlu perhatian dan konsistensi masyarakat untuk mentaati aturan 3M; menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

“Sampai saat ini masih mengkhawatirkan bersama, di mana varian baru Omicron menjadi perhatian kita dan berharap tidak ada di Bali. Maka hal ini membutuhkan dukungan semua masyarakat,” tandasnya. 012


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.