MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

BIN Daerah Bali Layani 562 Vaksinasi Anak di Ubud

2 min read

Vaksin Sinovac untuk anak usia 6 s.d. 11 Tahun di SDN 1 Ubud, dipantau Kabinda Bali Brigjen Pol. Hadi Purnomo, SH., MH., Kamis (13/1/2022).

GIANYAR, Media19.id- Kepala Badan Intelijen Negara (Kabinda) Daerah Bali Brigjen Pol. Hadi Purnomo, SH., MH., secara berkelanjutan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di Bali atas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI.

Ia meninjau lewat vaksinasi di SD Negeri 1 Ubud Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, demi mencegah KIPI jangan sampai mengenai anak di tingkat sekolah dasar. Karena itu, bertempat di SD Negeri 1 Ubud telah dialokasikan vaksin jenis Sinovac bagi siswa-siswi yang mencapai jumlah 562 orang.

“Jadi, dalam perkembangannya memang belum saya temukan KIPI pada anak-anak di Bali pasca vaksinasi,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Mantan Kapolresta Denpasar ini menambahkan KIPI adalah bentuk respon tubuh atas vaksin yang disuntikan, dimana efek samping vaksinasinya mempunyai reaksi dalam tubuh yang berbeda-beda, bahkan satu hingga dua orang memiliki reaksi yang tidak sama. Bahkan, perihal gejala KIPI disebutkan semacam sakit nyeri, pusing, dan demam, reaksi gejala KIPI pun akan hilang sendiri secara perlahan-lahan.

Maka itu, dalam situasi pandemi Covid-19, Kabinda Bali Brigjen Pol. Hadi Purnomo secara rutin mengkampanyekan pelaksanaan vaksinasi ini untuk anak usia 6 s.d. 11 tahun di seluruh Bali.

“Kami telah siapkan sebanyak 1.500 dosis vaksin berjenis Sinovac, khususnya terhadap anak-anak kami yang usianya 6 s.d. 11 Tahun di Kabupaten Gianyar selama dua hari ke depan,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Drs. I Made Suradnya, M.Si., hadir di dalam vaksinasi yang digagas BIN Daerah Bali mengatakan bahwa proses vaksinasi tahap I terhadap anak usia 6 s.d. 11 Tahun di Gianyar telah mencapai 100 persen, dan vaksinasi tahap II telah berjalan dua hari.

“Untuk vaksinasi anak tahap I di Gianyar, tercatat sudah mencapai 100 persen, maka pekan ini kami sudah memulai vaksin tahap II,” ucap Suradnya.

Sedangkan, Kepala SDN 1 Ubud Putu Suriani, S.Pd., menuturkan para anak didiknya mencapai 562 orang telah mengikuti vaksinasi tahap II dengan baik dan lancar.

“Ya tidak ada kendala, lancar dan anak-anak kami sangat antusias. Kalau ada yang belum divaksin itu karena alasan sakit, usai pulih kami arahkan ke Puskesmas terdekat,” katanya.

Langkah positif dari BIN Daerah Bali untuk memberikan vaksin ke anak 6 s.d. 11 tahun sangat diapresiasi Dinas Pendidikan Gianyar. Selain sangat dibutuhkan untuk meningkatkan imun anak-anak, vaksinasi jenis Sinovac ini juga telah dilaksanakan pemerintah sejak awal Desember 2021, yang target sasarannya mencapai 26,5 juta anak-anak di tanah air.

Untuk diketahui, terbit rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional, Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational (ITAGI) perihal kajian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 s.d. 11 Tahun, berserta sudah adanya Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6 s.d. 11 Tahun. 012


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.