MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Dukung Penyelenggaraan G20, PLN Bali Garap 21 Unit SPKLU

2 min read

Manager Pemasaran PLN UID Bali Oscar Praditya (kiri) dan Manager Komunikasi PLN UID Bali I Made Arya (kanan) bahas pembangunan SPKLU di Bali, Rabu (26/1/2022).

DENPASAR, Media19.id- Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun ini akan ditunjang PLN dengan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Sejumlah titik strategis mulai dibangun 21 unit SPKLU, dengan harapan dapat membantu pertumbuhan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di wilayah Bali.

Dijelaskan Manager Pemasaran PLN UID Bali Oscar Praditya, saat ini terdapat 4 titik lokasi SPKLU yang sudah rampung pembangunannya. Lalu, ada 11 titik SPKLU masih dipercepat proses pengerjaannya dan ditarget tuntas Maret 2022.

“Jadi, SPKLU yang telah selesai, seluruhnya berkapasitas 25-50 kW dan dibangun dengan memanfaatkan lokasi-lokasi strategis milik PLN. Kami optimis pembangunan SPKLU mampu mendorong animo masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik,” jelasnya didampingi Manager Komunikasi PLN UID Bali I Made Arya, Rabu (26/1/2022).

Kata Oscar, dari PLN sedang merumuskan untuk pengembangan bisnis SPKLU dengan memakai sistem Revenue Sharing berbasis Sharing Economy. Hal tersebut akan membangkitkan gairah terhadap pengusaha yang berminat mengembangan bisnis memakai SPKLU.

“Maka terhadap pengusaha yang tertarik untuk berbisnis SPKLU, kedepannya akan ada model-model bisnis yang bisa dikerjasamakan yang dapat PLN tawarkan,” katanya.

Salah satu SPKLU yang siap digunakan di Jalan Raya Sesetan, Denpasar, Bali, Rabu (26/1/2022).

Menurutnya, bisnis SPKLU ke depan menjanjikan karena kendaraan berbasis fosil secara perlahan-lahan dinilai akan mulai ditinggalkan. Karena itulah, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dianggap lebih relevan dan sesuai atas perkembangan zaman kedepannya.

“Kami sudah siap untuk mengawal perubahan konsumsi energi masyarakat melalui KBLBB ini, infrastruktur siap, termasuk aplikasi pendukung yakni Charge.In juga telah dikembangkan,” ucap Oscar.

Dia menilai fitur layanan Charge.In menjadi pendukung SPKLU dalam aplikasi PLN Mobile yang dikembangkan untuk lebih mempermudah pelanggan, utamanya dalam hal bertransaksi dan mencari titik lokasi SPKLU terdekat.

“Fitur tambahan ini diharapkan mampu menambah kenyamanan pelanggan khususnya pengguna kendaraan listrik untuk bertransaksi saat menggunakan SPKLU yang terintegrasi dengan dompet digital,” demikian tandasnya. 012



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.