MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Komplotan Jaringan Nasional, Pelaku AR dan MA Dijanjikan Imbalan Rp65 Juta, Siap Edarkan Sabu-sabu 18,5Kg di Bali

2 min read

Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar tangkap AR (27) sebelah kiri, dan MA (25) kanan, diamankan dengan 18,5Kg sabu-sabu siap edar, Selasa (22/2/2022)

DENPASAR, Media19.id- Terungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 18,5 Kilogram, yang hendak diedarkan di Bali dari komplotan Pelaku AR (25) dan MA (27), keduanya tertangkap dari pengembangan yang dilakukan tim khusus (Timsus) Sat. Res Narkoba Polresta Denpasar.

Dipaparkan Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, SH., S.IK., M.Si., bahwa usai dibentuk timsus pemberantasan narkoba pada, Senin (14/2) lalu, jajarannya berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu yang akan diedarkan sesama relasi pelaku AR dan MA, pada Sabtu (19/2) lalu Pukul 16.00 Wita.

“Timsus bekerja dan dimotori Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, dengan mengamankan dua tersangka jaringan nasional di wilayah Bali, khususnya Denpasar, dengan barang bukti 18,5Kg narkoba jenis sabu-sabu yang dikemas ke dalam 128 paket, dan juga polisi menemukan sekitar 984 ekstasi,” ujarnya didampingi Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana, dan Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP Losa Lusiano Araujo, S.IK., dalam jumpa pers media di Mapolresta Denpasar, Selasa (22/2/2022).

Menurut Kapolresta Bambang Yugo, penangkapan kedua tersangka yang bekerja di sektor wiraswasta ini mereka diamankan di areal parkir di wilayah Kuta, Badung. Polisi dari tersangka pertama menemukan 1Kg sabu-sabu di dalam tas, lalu dikembangkan lagi di gudang di kamar kost-kostan di wilayah Densel, sebanyak 17Kg sabu-sabu dan ekstasi sebanyak 984 butir atau hampir setengah kilogram.

Dari pengembangan sementara, dugaan barang sabu-sabu diperoleh dari seseorang inisial M dan F, yang diduga sabu-sabu berasal dari luar daerah Bali sejak seminggu lalu. Pelaku AR dan MA kepada polisi berdalih akan diberi upah sebesar Rp65 Juta.

“Melalui barang narkoba sebanyak ini, mereka akan diberi imbalan sebesar Rp65 Juta dari pelaku M dan F,” kata Kapolresta Bambang Yugo.

Kedua pelaku AR dan MA dikenakan Pasal 111 ayat (2) UU RI. No. 35 Tahun 2009, Pasal 112 ayat (2) UU RI. No. 35 Tahun 2009, dan Pasal 114 ayat (2) UU RI. No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 Miliar.

“Kami berterima kasih kepada warga Denpasar, karena telah memberikan dukungan dan doa kepada kami untuk mengungkap dan memerangi kasus narkotika, demi kemajuan generasi muda, serta membangun NKRI. Polresta Denpasar sudah menyelamatkan lebih 35.000 jiwa, terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP Losa Lusiano Araujo, S.IK., menjelaskan dalam pekan ini akan dilakukan pengembangan kembali atas jaringan dua pelaku AR dan MA. Asal barang sabu-sabu ini masih dalam pendalaman kembali pihak kepolisian.

“Informasi diperoleh dari beberapa bulan lalu, masuknya barang (sabu-sabu) ini, kemudian saat Pak Kapolresta masuk, kami laporan dan dibentuk Timsus narkoba. Informasinya lebih dari satu kali (masuk sabu-sabu ke Bali). Sebelumnya barang yang sudah sempat mereka edarkan 15Kg dan kedua 10Kg, sisanya yang kami amankan sekarang ini (18,5Kg sabu-sabu-red). Tapi, ini kan masih dari keterangan pengakuan pelaku, kami tetap akan memastikan lagi dan termasuk jaringannya,” tegasnya. 012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.