MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Ketersediaan Migor di Pasar Kreneng Stabil, Kapolresta Denpasar Tetap Cek Distributor

2 min read

Stok migor di Pasar Kreneng, dipantau Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo dan Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat, Selasa (22/3).

DENPASAR, Media19.id- Sorotan terhadap kelangkaan minyak goreng (migor) diantisipasi di wilayah Kota Denpasar, sehingga dari itu Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, SH., S.IK., M.Si., turun memantau untuk menjaga ketersediaan migor bagi kebutuhan memasak sehari-hari masyarakat.

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo, mengecek ketersediaan migor dan harganya di Pasar Kreneng, Denpasar, hal ini sekaligus menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas keberadaan migor dan minyak curah jangan sampai sulit dicari masyarakat.

“Jadi migor curah masih aman dan ada stok semua. Untuk minyak kemasannya juga mudah didapatkan,” paparnya, didampingi Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat, SH., S.IK., MH., Selasa (22/3/2022).

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga migor masih tergolong aman, yakni Rp14.000.,- per liternya dan Rp15.500 per kilogramnya.

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo tetap mengingatkan jika ada oknum yang bertindak ‘nakal’ atas penyaluran migor ke konsumen, dia akan menindak tegas sesuai hukum berlaku.

“Ya ini yang utama terpenting adalah distribusi tersedia dahulu semuanya, nah baru Tim Satgas Pangan nanti yang akan mengecek setiap hari, jangan ada yang khawatir. Kami akan cek distributor ke sub distributor, hingga ke konsumen masyarakat tidak dilakukan untuk kepentingan industri. Jadi, stok aman ke masyarakat tersebut menjadi yang penting dan utama,” terang perwira asal Sukoharjo, Jawa Tengah ini.

Pihaknya turut mengecek untuk menyesuaikan harga minyak sesuai dengan aturan Permendag Nomor 11 Tahun 2022. Sebelumnya pula, Jumat 18 Maret 2022 lalu Kapolri Listyo Sigit sudah melakukan pengecekan ke distributor PT Sawit Tunggal Arta Raya (STAR) di Jalan Dermaga Selatan Pelabuhan Benoa, Densel, dan selanjutnya jajarannya tindaklanjuti pengecekan ke pasar dan konsumen atas ketersediaan migor saat ini.

Salah satu pedagang di Pasar Kreneng, Linda P. Heni (46), kelangkaan migor memang sempat dia rasakan dua minggu lalu, jika pun ada harga migor yang dijual ke konsumen tentu terlalu mahal. “Memang dua minggu lalu sudah langka, tetapi saat ini sudah normal kembali,” kata Linda.

Dia menjelaskan harga migor curah sekarang Rp15.500.,- per kilogram, sedangkan minyak kemasan Rp18.000. Sebelumnya di Pasar Kreneng, migor saat langka bisa dijual harga Rp25.000.,- s.d. Rp26.000.,- tetapi setelah ada subsidi dari pemerintah migor dapat dibeli dengan harga yang wajar.

“Sekarang Rp15.500.,- perkilo untuk minyak curah, kalau kemasan Rp18.000.,-. Sebelumnya, Rp14.000 sebelum subsidi harganya Rp25.000-an,” jelasnya.

Ia berharap supaya kedepannya pemerintah dapat meringankan beban pedagang migor, hal ini demi menyambung hidup masyarakat di tengah kondisi pandemi. 012


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.