MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Membumikan Bahasa dan Aksara Bali, PDIP Bali Gelar Lomba Cerdas Cermat Susastra Tingkat SD, SMP serta SMA

2 min read

Suasana peserta di penyisihan lomba cerdas cermat susastra Bali, Sabtu (2/4/2022).

DENPASAR, Media19.id- Lomba cerdas cermat susastra Bali dilaksanakan serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan tema ‘Bangunlah Jiwa dan Raganya, Untuk Indonesia Raya. Memantapkan Implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali’.

Koordinator lomba cerdas cermat susastra Bali, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, ST., mengatakan lomba cerdas cermat susastra Bali digelar sebagai wujud penghargaan dan pelestarian terhadap nilai-nilai budaya warisan leluhur di Bali.

“Kegiatan ini dalam rangka HUT ke-49 PDIP dan bersamaan dengan bulan Bung Karno, tentunya dalam rangka membumikan bahasa Bali atau mertiwiang apa yang menjadi warisan leluhur kita, salah satunya aksara dan bahasa Bali,” ujarnya didampingi, anggota Komisi III DPRD Bali Kadek Setiawan, dan anggota Komisi I DPRD Bali I Made Rai Warsa, S.Sos., di Aula Kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Sabtu (2/4/2022).

Bagi Adhi Ardhana, bahasa, aksara, dan sastra Bali harus dibumikan untuk senantiasa terus lestari di masyarakat. Maka lewat lomba cerdas cermat susastra Bali, bahasa dan aksara Bali dilecut dan diingatkan kembali khususnya di kalangan remaja.

Peserta lomba cerdas cermat susastra Bali diikuti dari tingkat SD, SMP, dan SMA di sembilan kabupaten/kota di Bali, dengan tiga tahapan penyisihan. Masing-masing SD, SMP, dan SMA mengirimkan tiga regu terbaiknya untuk tampil berkompetisi. Untuk final lombanya akan diadakan tanggal 1 Juni 2022 depan.

“Hal ini juga selaras dengan Pergub Nomor 1 Tahun 2018, tentang bahasa, aksara, dan sastra Bali. Jadi, tujuan kita yang utama adalah membumikan dan menjadikan ini suatu gerakan masyarakat untuk bisa kembali menggunakan bahasa yang milik kita sendiri, sekaligus dapat menguatkan pelestarian budaya,” imbuhnya.

Menurut Adhi Ardhana yang sekaligus Ketua Komisi 3 DPRD Bali ini bahwa bahasa dan aksara Bali dapat dipopulerkan hingga ke tingkat nasional, seperti bahasa Jawa yang belakangan dimasukan ke dalam produksi film. Demikian pula, bahasa dan aksara Bali pun berpeluang untuk dikelola ke dalam film ke depannya.

“Bahasa yang sudah berjalan dapat kehidupan sehari-hari, seperti di daerah Jawa, ada film bahkan sudah bisa diproduksi berbahasa Jawa, seperti ‘Yowis Ben’. Ya itu mimpi-mimpi kita, jadi ke depan Bali sebagai Padma Buana itu dapat tercapai,” tegasnya.

Hal penting ditekankan, Adhi Ardhana berharap dengan lomba cerdas cermat susastra Bali, muncul rasa peduli dan etika dalam berbahasa sehari-hari para remaja semakin baik.

“Membumikan ini artinya menjadikan dia bahasa sehari-hari dan bahasa alus itu dapat dipergunakan untuk etika dalam berbicara, dan ini dapat pula mengurangi potensi konflik,” tandasnya. 012



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.