MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Sasar Pasar Galang Ayu di Pemogan, Bank Indonesia Resmikan S.I.A.P QRIS

3 min read

S.I.A.P QRIS diresmikan di Pasar Galang Ayu, Pemogan, Denpasar, dihadiri Wagub Cok Ace bersama Kpw BI Prov. Bali Trisno Nugroho, dan pejabat lainnya.

DENPASAR, Media19.id- Gerakan nyata dalam memperluas pembayaran digital melalui penggunaan QRIS, khususnya di berbagai pasar dan pusat belanja di Provinsi Bali makin digencarkan Bank Indonesia (BI) di Bali.

Salah satu langkah Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, lewat kerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, menyelenggarakan peresmian ’Digitalisasi Pembayaran dan Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai (SIAP) QRIS’, yang dilakukan di Pasar Galang Ayu, Pemogan Kota Denpasar.

Sejumlah pejabat hadir adalah Asisten Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Wakil Gubernur Provinsi Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma, serta jajaran perangkat Desa Adat Pemogan dan perwakilan pedagang pasar.

Program Pasar S.I.A.P QRIS ini adalah upaya nyata dalam mendorong digitalisasi pembayaran, sekaligus mendukung inklusi ekonomi dan keuangan digital, termasuk pemberdayaan ekonomi UMKM.

Di dalam sambutannya, Asisten Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan ke depannya UMKM akan menjadi motor dalam menggerakan dan mengintegrasikan ekosistem dan keuangan digital. Bahkan, akseptasi QRIS semakin meluas utamanya didukung oleh UMKM.

“Saat ini, jumlah merchant QRIS secara nasional telah mencapai lebih dari 16 Juta merchant, dimana 90% di antaranya adalah pelaku usaha UMKM,” tegasnya, Sabtu (9/4/2022).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menjelaskan fokus implementasi dari QRIS pada sektor-sektor perdagangan ritel, terutama di pasar tradisional.

Menurutnya, keberadaan pasar tradisional adalah jantung kegiatan ekonomi masyarakat dan menjadi prioritas perluasan digitalisasi, sebab urgensi opsi pembayaran yang cepat, mudah, mudah, aman, dan handal, seperti QRIS meningkat seiring relaksasi pembatasan mobilitas antar manusia.

”Pasar Galang Ayu secara khusus dipilih dalam program S.I.A.P QRIS karena ekosistem digitalnya telah siap dan memadai, yakni meliputi penggunaan QRIS pada lebih dari 60% pedagang, kawasan kuliner, kawasan bermain anak hingga layanan parkir, semua kini sudah dilengkapi opsi pembayaran menggunakan QRIS,” tegas Trisno.

Wagub Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, begitu mengapresiasi dan mendukung Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali dan BPD Bali, untuk penerapan kegiatan digitalisasi dan S.I.A.P QRIS di Pasar Galang Ayu. Kedepannya, akan semakin mendorong roda kegiatan transaksi di Pasar Tradisional. “Harapannya, upaya inovatif ini dapat membiasakan masyarakat di Provinsi Bali, dalam pola pembayaran dan transaksi perdagangan berbasis digital,” imbuhnya.

Momentum acara tersebut juga dilakukan peninjauan dan experience bertransaksi langsung dengan QRIS pada beberapa pedagang di Pasar Galang Ayu. Selain itu, sebagai komitmen untuk mendorong penggunaan QRIS, pada kesempatan tersebut BI juga meluncurkan program ’Semarak QRIS di Pasar Galang Ayu’.

Melalui program Semarak QRIS ini, bagi pembeli dan pedagang yang bertransaksi menggunakan QRIS di Pasar Galang Ayu selama periode 1 (satu) bulan yakni mulai 9 April s.d. 9 Mei 2022, akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah berupa voucher belanja.

Untuk diketahui, Program S.I.A.P QRIS di Pasar Galang Ayu adalah kali ketiga di tahun 2022 setelah sebelumnya juga telah diimplementasikan di Pasar Banyuasri di Kabupaten Buleleng, dan Pasar Nyanggelan di Kota Denpasar.

Target dari Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, dimana program S.I.A.P QRIS dapat dilaksanakan di setiap kabupaten/kota di seluruh Provinsi Bali untuk memenuhi target sebanyak 251 pasar tradisional secara nasional. 012


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.