MEDIA19 dot ID

Ajeg Bali untuk Indonesia

Tahanan Wayan Bawa dan Inisial NKP Tetap Jalani Pernikahan di Rutan Mapolresta Denpasar

2 min read

Suasana pawiwahan sederhana tersangka I Wayan Bawa Kartika dan inisial NKP di Rutan Mapolresta Denpasar, Senin (18/4/2022).

DENPASAR, Media19.id- Upacara pernikahan atau pawiwahan dilakukan terhadap salah satu tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Denpasar.

Mempelai pria sekaligus tersangka, I Wayan Bawa Kartika bersama mempelai wanita inisial NKP, akhirnya berhasil melangsungkan pernikahannya.

Meski mempelai Wayan Bawa sedang melakoni proses hukum atas kasus narkotika, dia diketahui sebelumnya ditangkap Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar pada Jumat 3 Desember 2021 Pukul 04.00 wita di Jalan Imam Bonjol Banjar Abian Timbul Denpasar. 

Barang bukti yang berhasil diamankan Polisi dari pelaku berupa 163,64 gram sabu sabu dan 30 butir Exstasy yang ditemukan di kos tersangka di banjar Sading Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.  
Akibat perbuatannya, tersangka Wayan Bawa pun dikenakan Pasal 112 Ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 Tahun dan paling lama 20 Tahun penjara.

Kini tersangka Bawa pun sudah dalam tahap II (tahanan kejaksaan), sementara upacara pawiwahan sebelumnya sudah direncanakan oleh keluarga kedua belah pihak jauh sebelum mempelai laki-laki tersangkut kasus narkoba. Sehingga, upacara pawiwahan harus digelar sesuai rencana dan hari baik.

“Upacara penikahan ini telah direncanakan jauh hari sebelumnya oleh kedua pihak keluarga tetapi karena pihak laki-laki tersangkut kasus narkoba, prosesi pawiwahan ini diminta oleh keluarga kedua belah pihak, meski harus dilakukan di Polresta Denpasar secara sederhana,” terang Kapolresta AKBP Bambang Yugo Pamungkas, SH., S.I.K., M.Si., didampingi Kabag SDM dan Kasat Tahti Polresta Denpasar, Senin (18/4/2022).

Ditambahkan Kapolresta Bambang Yugo, jajaran Polresta Denpasar memberi fasilitas prosesi Pawiwahan karena hal tersebut hak dari tahanam dan warga negara dalam melaksanakan pernikahannya.

Dalam prosesi dilakukan, tidak ada kelonggaran bagi mempelai laki-laki. Setelah prosesi, mempelai laki-laki kembali masuk rutan. Sedangkan dari mempelai perempuan pulang ke rumah.

“Kami memberikan fasilitas sebagai pemenuhan hak mereka. Prosesinya berlangsung secara sederhana. Dengan upacara hari ini keduanya secara agama dan adat sudah sah menjadi suami istri,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kapolresta Bambang Yugo tetap memberikan ucapan selamat untuk menempuh hidup baru kepada kedua mempelai. Ia berharap supaya kedua mempelai tetap bersabar dan langgeng dalam mengarungi kehidupan ke depannya.

“Untuk mempelai laki-laki agar ikhlas untuk menjalani semua proses hukum yang ada agar segera selesai dan segera kembali pada kehidupan normal,”  tandasnya. 012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © Media Bali 2021 | Newsphere by AF themes.